Banyak industri yang tidak menyadari, limbah yang mereka hasilkan
termasuk dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), sehingga dengan mudah mereka melepaskannya ke air tanpa pengolahan. Ini antara lain bisa dilihat di akwasan industri tekstil. Pada kawasan tersebut, sungai-sungainya berwarna-warni, bergantung pada warna limbah yang dibuang ke sungai. Padahal, zat warna limbah tekstil mengandung unsur B3 yang membahayakan kehidupan dan karenanya perlu penanganan khusus.
Dengan demikian pengolahan limbah (waste treatment), bukan berarti suatu industri terbebas dari limbah B3. Sebab, hasil samping dari waste treatmen adalah konsentrat, yang berupa lumpur maupun debu, dengan konsentrasi zat pencemar jauh lebih tinggi dari limbah yang telah diolah.
Pada hakekatnya, pengolahan limbah adalah upaya untuk memisahkan zat pencemaran dari cairan ataupun padatan. Walaupu volumenya kecil,
konsentarsi zat pencemar yang telah dipisahkan itu sangat tinggi